Bahaya Lipstik !!

Monday, March 19, 2012



Lipstik yang dikenal sebagai salah satu item yang penting bagi kaum perempuan ini memang tidak pernah ada matinya. Selain fungsinya membuat wajah terlihat lebih fresh, lipstik juga dapat menjaga kelembaban bibir dari penyebab kekeringan.

Semakin banyaknya merek lipstik yang beredar di pasaran, dengan begitu semakin membuat Anda harus tetap memperhatikan kandungan yang ada di dalamnya. Karena diketahui banyaknya produksi lipstik yang berbahaya, dengan indikasi penyebab kanker, yang hingga kini tidak diketahui penyebabnya.

Lipstik diketahui memiliki kandungan lead, suatu bahan logam yang berguna untuk menjaga agar lipstik tahan pengoksidan udara atau tahan air (waterproof). Dalam dunia kedokteran, diketahui lead sebagai bahan logam yang menyebabkan kanker. Semakin tinggi kandungan lead, semakin besar juga resiko terkena penyakit kanker jenis apa saja.


Setelah dilakukan penelitian justru merek-merek terkenal, lah, yang memiliki kandungan lead tertinggi. Seperti milik Y.S.L, yang ternyata diketahui memiliki daya tahan paling lama di bibir. Dan itu merupakan pengaruh lead sebagai bahan logamnya. Tidak hanya berbahaya bagi bibir, namun ternyata juga berbahaya bagi makanan yang akan Anda konsumsi, udara yang dihirup dan air liur yang Anda telan, paling tidak melewati zat ataupun gas ammonia yang hasilkan dari lead tersebut. (ros/foto:ist)

Nah, untuk mengetahui kandungan lipstik Anda berbahaya atau tidak, lakukan tes kecil yang dapat melindungi Anda dari penyakit kanker.

- Goreskan lipstik beberapa kali ke tangan
- Gunakan cincin emas, minimal 18 karat lalu sapukan ke goresan lipstik tersebut
- Jika warna lipstik berganti menjadi warna yang lebih gelap atau kehitam-hitaman dan kusam, maka diketahui lipstik Anda mengandung logam lead yang tinggi.

Berikut lipstik yang diketahui memiliki kandungan lead,
- Christian Dior
- Lancome
- Clinique
- Y.S.L
- Estee Lauder
- Shiseido
- Red Earth (Lip Gloss)
- Chanel (Lip Conditioner)
- Market America-Motives Lipstick
- Maybelline
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment